Ringkasan Youtube : Andaikan Ada….

Kita memasuki era dimana video menjadi konten yang berlimpah-ruah.

Video di Youtube, Instagram, TikTok, FB, dan flatform lain yang bisa video sharing.

Coba sebentar kita diam sejenak. Buka aplikasi youtube, dan scrolling pelan-pelan.

Apa yang Anda lihat disana?

  • Thumbnail (gambar yang jadi covernya video)
  • Judul Video
  • Keterangan singkat lain seperti nama channel – jumlah ditonton – waktu upload

 

Perhatikan thumbnailnya + judul dari beberapa video yang Anda temui ketika scrolling.

Sebuah gambar yang “menarik”, dengan kata-kata “bombastis”, dan angka durasi video di pojok kiri bawah.

Judul video juga kata-kata yang “menarik”.

 

Kita duduk dan pakai kacamata sebagai konsumer.

(bukan produsen konten karena bahasannya jadi ke ilmu copywriting dan ilmu perebut atensi)

Apa yang kita lihat?

UPAYA UNTUK MENARIK PERHATIAN ANDA

yang seolah-olah berkata “hey kamu tonton video ini ya wajib sekarang”

 

Mungkin muncul pertanyaan ini dibenak Anda :

Emangnya ada yang salah dengan itu?

Ada something wrong kah?

 

Jawabannya bisa YA, bisa TIDAK.

Tergantung Anda.

Bagi yang “paham”, ini sudah berlebihan dan jadi masalah.

Yang “belum paham” ya tidak apa-apa juga.

Toh demi “keseimbangan sistem” harus ada 2 sisi kan? #IYKWIM

 

Dari sini saya punya kegelisahan. Gelisah karena adanya masalah.

Bagi saya pribadi (dan mungkin saya tidak sendirian yang merasa demikian) :

  • Eksploitasi Perhatian (atensi) yang dipraktekkan sudah kebangetan
  • Ini “worth it” kah videonya saya tonton dengan investasi waktu 10-60 menit durasi video?
  • Jika video ini didesain untuk “changing mindset” penontonnya, sudah waktunya kah saya siap untuk menontonnya?

———

Pertanyaan diatas lahir karena puluhan-ratusan kali mengalami :

  • Kombinasi Thumbnail+Kata-kata+Judul yang “wow”, tapi isi konten video = “yaelah… nyesel nontonnya”

Bagian cover depannya bikin kita sangat panasaran. Tapi isinya jauh dibawah ekspektasi.

Bahasa simpelnnya = CLICKBAIT.

Demi klik & views, penonton dicuri WAKTU berharganya, dan bagi sebagian lagi dicuri KUOTA terbatas yang dibeli hasil kerja keringatannya.

  • Durasi videonya panjang, tidak tahu letak PART PENTINGNYA mulai menit berapa sampai berapa

Kalau kita baca teks tulisan, baik itu di media buku fisik (yang pakai kertas) atau digital (ebook-pdf)….

kita bisa skimming.

Tidak perlu membaca dari lembar pertama sampai lembar terakhir. Langsung cari yang kita mau.

Media video bagaimana caranya?

 

…dan semua itu berkaitan lagi dengan kualitas dari video gratisan dan cara make money nya para pembuat konten.

 

Lihat juga :

 

SEANDAINYA ADA…

Saya belum terinformasi apakah “layanan/service” seperti ini sudah ada atau belum.

Kita semua tahu, MASALAH itu melahirkan peluang untuk menghasilkan solusi.

Solusi itu bisa dijual = make money.

 

Seandainya ini ada layanan yang menu-menunya tersedia :

 

Top List Sangat direkomendasikan

Ada banyak sekali video yang diupload ke flatform youtube setiap harinya.

Layanan ini merekomendasikan video-video yang kontennya “relevan” dengan minat kita.

Misalnya kita menentukan minat : Digital Marketing

Maka-maka video dengan konten tersebut di buatkan top list yang worth-it untuk ditonton.

 

dan kemudian…

Detail Benefitnya

Dibuatkan juga detailnya :

  • Kenapa menonton video ini worth it = value apa yang terkandung didalamnya
  • di menit berapa sampai menit berapa bagian worthit-nya (atau skip di menit sekian sampai sekian)
  • Ringkasan dalam bentuk teks.

 

Dengan 2 poin diatas saja :

Kita menghemat waktu ketika buka youtube, nontonnya yang ini-ini-ini. Sudah dipilihin yang terbaik.

Value, time video yang ditonton hingga ringkasan sehingga kita bisa memilih yang terbaik dari antara terbaik.

 

Seandainya ada….

Bintang berapa nih buat penjelasan diatas? 😍

Pubiway.com memang jauh dari sempurna.

Marilah kita sempurnakan bersama-sama 🙏 Masukan Anda buat artikel ini?

Tinggalkan komentar