Server Hosting Untuk Blog?

Sejak blog pubiway.com memakai CMS WordPress di tahun 2019, ada banyak hosting yang pernah ditinggali.

Mulai dari…

  • RumahWeb

Pertama kali pakai hosting dari rumah web. Namun karena harga yang kurang cocok, saya pindah.

Namecheap adalah hosting yang sudah lama sekali saya gunakan. Harga irit/promo di Black Sunday & Cyber Monday. Saya pindah karena lokasi server di Amerika Serikat, sedangkan pembaca blog ini di Indonesia. Jadi kurang cocok sama speednya, kejauhan lokasinya.

Ini hosting yang bagus. Pelayanannya juga mantap. Saya pindah karena ingin teknologi yang lebih cepat.

Hosting dengan teknologi SSD NVME. Jujur ini lebih cepat. Saya pindah karena…. Search Console Web Inti masih sering berwarna orage. CS nya cepat dan ramah. Masih saya pakai tapi untuk website lain yang non-adsense.

Ini pertama kalinya blog ini saya pindahkan dari shared hosting (semua hosting diatas itu tipe shared) ke VPS.

Saya pakai droplet yang RAM 1 GB ternyata database MySQL nya sering down. Saya upgrade ke RAM 2 GB baru stabil. Kencang? Iya. Sangat memuaskan. Tapi saya pindah karena masih terlalu berat dengan biaya bulanan RAM 2GB nya.

  • BantaiHost

Ini sebenarnya hosting yang tidak terkenal, dapat informasi juga dari suatu komunitas. Saya “menginap” beberapa hari karena ingin mencoba yang lain saja. Hostingnya saya pakai untuk website lain.

Hosting saat ini ada di webnesia. Cepat? Iya. Semoga bisa bertahan lama disini.

 

Dari pengalaman pindah-pindah ini saya dapat ilmu, kalau spesifikasi hosting itu memang bukan perkara mudah.

Mencari yang cocok itu bagaimana?

Spesifikasi server yang ideal?

Dari pengalaman pindah-pindah diatas, ternyata mencari spesifikasi yang cocok itu tidak mudah.

Variabel nya lumayan banyak seperti :

  • Mau ngehosting web seperti apa (beda CMS, atau native, beda juga kebutuhannya)
  • Mau monetasi seperti apa? (beda adsense dengan affiliasi)
  • Budget biaya bulanan kuat berapa?
  • Kecepatan server seperti apa (untuk SEO yang sudah mementingkan aspek speed)
  • Server stabil sampai berapa ribu kunjungan per hari?
  • dll

 

Beda kondisi website, beda pula hosting yang “worth it”.

Persoalan utama saya sebenarnya di BUDGET.

Sebenarnya bisa cepat dan gampang kalau BUDGET nya gede.

Langsung saja pilih server yang terbaik untuk kategori webnya.

 

Yang menjadi rumit karena mau mencari titik tengah budget dan hasil income monetasinya.

Kita tahulah, website dengan market Indonesia, income CPC nya lebih rendah.

Jadi traffic banyak baru bisa mengimbangi web dengan market bule (apalagi negara premium).

 

Jadi, pengalaman itu memang mahal. Harus siap tahan banting kalau merintis dari bawah.

Semoga menambah insight 🙂

Logo Pubiway.com

Bintang berapa nih buat penjelasan diatas? 😍

Pubiway.com memang jauh dari sempurna.

Marilah kita sempurnakan bersama-sama 🙏 Masukan Anda buat artikel ini?