Webnesia

Diperbaharui

Webnesia adalah “rumah kost” bagi web pubiway, setelah perjalanan pindah kesana-kemari mencari tempat tinggal yang pas.

Ketika beberapa hari singgah di VPS Digital Ocean, kecepatan loadingnya sangat memuaskan. I love it.

Tapi…

RAM 1 GB tidak cukup, wajib RAM 2GB… yang mana budgetnya belum terasa seimbang dari income yang dihasilkan.

 

Info tentang webnesia ini saya dapatkan dari salah satu grup di facebook. Baca reviews, dan tertarik di bagian “infrastruktur Google (GCP), AWS, Vultr, DO, Linode”, dan sejenisnya.

Akhirnya server hosting untuk pubiway.com fix pindah kesini. Dikarenakan paket “infrastruktur merek terkenal” diatas stok habis, jadi pakai yang cloud hostingnya dulu.

60rb/bulan.

Lokasi SG. Singapura, dekat Indonesia.

 

Dan dari sini, saya jadi dapat ilmu-ilmu baru…

yang akhirnya baru saya pahami.

 

Perbedaan Shared Hosting dan Shared Hosting Cloud

Sudah sering baca artikel beginian.

Tapi, paham nya setelah merasakannya langsung.

Terkait penamaan:

Ternyata, semua penamaan hosting yang tidak ada kata :

  • Private
  • Dedicated

…itu pasti shared. Begitulah penjelasan CS ketika saya tanyakan perbedaannya.

 

Infrastuktur Shared Hosting Hosting keunggulannya?

Kalau perbedaan, secara umum selalu dijelaskan :

  • Shared biasa : pakai 1 komputer server.
  • Shared cloud : pakai banyak komputer yang terhubung.

Keunggulannya :

Lebih cepat. Dan ketika down 1 server, dialihkan ke server lain, sehingga cocok untuk website yang trafficnya lumayan tinggi.

 

Jadi kalau dibuat penjelasan sederhana :

Kalau mau bikin website yang traffic kecil seperti :

  • web portfolio,
  • blog opini
  • belajar bikin website
  • baru merintis, yang mana traffic pasti masih kecil

itu worth it nya pakai hosting shared biasa.

Karena :

  • Pemakaian resourcenya kecil jadi tidak perlu spek tinggi.
  • Worth it ke budget. Ibarat mau beli mobil buat keluarga 2 anak, ya beli Avanza sudah cukup, ngapain beli bus pariwisata.

Kalau mau bikin website yang traffic sedang seperti :

  • blog berisi tutorial yang traffic ribuan per hari
  • web yang makan resource sedang

itu worth it nya upgrade pakai cloud hosting dulu.

Karena :

  • Pemakaian sudah lumayan. Pakai shared hosting biasa sudah tidak cocok lagi
  • Kalau loncat pakai VPS dimana income belum di titik tengah (ya kali lebih besar pasak daripada tiang) kan?

Kalau mau bikin website yang traffic tinggi seperti :

  • web news
  • web yang function makan resource tinggi
  • blog yang traffic sudah sangat tinggi

itu worth it nya pakai VPS.

Karena :

  • VPS levelnya lebih tinggi dari Cloud Hosting
  • Pengaturan server lebih luas (misalnya di Digital Ocean, bisa naik turunin spek server. Pas ramai naikkin ke RAM tinggi, pas sepi, turunin ke RAM rendah)

Kalau VPS ga kuat lagi, baru masuk ke dedicated server.

 

Uptime Server

Ketika awal-awal masuk ke Webnesia, servernya down. Disinilah saya baru benar-benar paham apa itu Uptime server.

Ketika baca reviews, sering tuh ditulis uptime 99,80 dan sejenisnya.

Baru “ngeh” setelah mengalamin sendiri.

 

Ternyata disinilah saya baru paham dampak kalau server uptimenya jelek…

Seperti :

  • Kalau website affiliasi, ya hilang kesempatan closing
  • kalau website jualan, ya hilang penjualan
  • Kalau website mengandalkan SEO, berefek ke google nya…. sering down ya besar peluang turun rank…

 

Beli Webnesia Disini

 

Nanti ditambahin lagi kalau dapat pengalaman lain ya 🙂

 

Logo Pubiway.com

Bintang berapa nih buat penjelasan diatas? 😍

Pubiway.com memang jauh dari sempurna.

Marilah kita sempurnakan bersama-sama 🙏 Masukan Anda buat artikel ini?

Posting pada Web
Penulis pubiway.com
Pengguna aktif media sosial lebih dari 1 dekade. Blogger sejak 2012, dan sangat menyukai dunia teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.