Apa itu KOLAM di Dunia Marketing Digital?

Apa itu kolam? – Sering istilah “kolam” diungkapkan ketika membahas dunia marketing. Kolam itu apa?

Kolam ya tempat untuk menaruh ikan. Tempat dimana ikan-ikan berkumpul.

Apakah kolam bisa diciptakan? – Ya bisa.

Contoh-contoh kolam?

  • Grup facebook
  • Fanspage di Facebook
  • Grup Telegram
  • Channel Telegram
  • Grup WA
  • Tribe
  • List email

Apakah kolam bisa dirawat? Ya harus, agar ikan nya makin gede, dan juga bertambah banyak ikannya.

Ikannya mengajak ikan lain untuk masuk ke kolamnya.


Dari penjelasan diatas, Anda pasti bisa menerka, apa maksud istilah “ikan” disini…

Ya… calon customer. Leads….

Berikut yang dibahas di artikel ini :

 

Contoh Kolam

Kolam itu bisa secara garis besar bisa dibagi 2 :

  • Kolam yang kita tidak punya kontrol penuh
  • Kolam yang kita berdaulat penuh dapat aksesnya

Contoh kolam tipe pertama :

  • Akun personal (biasa) di facebook
  • Akun Fanspage (halaman) di FB
  • Group facebook
  • Akun instagram
  • Grup & channel di telegram

Contoh kolam tipe kedua :

  • Kontak Whatsapp (karena WA berbasis nomor HP. Dan umumnya orang tidak sering mengganti nomor — alias nomornya tetap)
  • Email (orang yang serius juga tidak ganti-ganti email)

Keduanya punya sisi plus dan minus masing-masing.

 

Cara Membuat Kolam?

Untuk membuat kolam (khususnya di dunia digital), berarti harus ada flatform nya dulu.

Kolam-kolam yang terkenal seperti :

Buat Kolam di Grup Facebok

Pasti Anda sudah tahu, ada fitur grup facebook.

Caranya :

  1. Buatlah grup baru di facebook
  2. Undang orang untuk masuk ke grup tersebut.

Bagaimana caranya agar orang masuk ke kolam tersebut? Sabar. Dibahas dibawah. Ini tutorial bikin kolam dulu.

 

Buat Kolam di Halaman Facebook

Di facebook selain ada akun pribadi, juga ada halaman. Biasanya disingkat FP (Fanspage).

Caranya :

  1. Daftarkan halaman facebook baru
  2. Ajak orang untuk memfollow atau menyukai fanspage tersebut.

 

Buat Kolam di Grup Telegram

Di telegram, ada fitur grupnya.

Caranya :

  1. Buat grup baru di Telegram
  2. Ajak orang untuk join ke grup tersebut.

 

Buat Kolam di Channel Telegram

Di telegram, ada fitur channelnya.

Caranya :

  1. Buat channel baru di Telegram
  2. Ajak orang untuk subcribe channel telegram tersebut.

Buat Kolam di WA Grup

Di Whatsapp ada fitur grupnya.

Caranya :

  1. Buat channel baru di Telegram
  2. Ajak orang untuk masuk ke grup WA tersebut.

 

Buat Kolam di Flatform Lainnya

Kolam juga bisa kamu buat sendiri, atau memanfaatkan flatform diluar medsos.

Misalnya seperti Tribelio.

 

Kalau ada yang lain, share di kolom komentar dibawah ya….

 

Baca Juga :  Menentukan Target Market

 

Cara Memasukkan Ikan ke Kolam

Konsepnya mirip seperti memancing ikan. Tidak bisa cuma modal kail saja. Harus ada umpannya.

Umpan ini contohnya konten yang menarik, bisa juga lead magnet.

Contoh lead magnet apa saja? 👉 Contoh lead magnet (coming soon)

 

Umpan Konten Gratisan

Contohnya, kamu membuat kolam untuk memancing ikan-ikan yang lapar dengan informasi saham yang akan naik (untuk di-investasi).

Nah, bisa bagikan analisa saham kamu di manapun. Lalu diakhir konten umpan gratisan itu pasang CTA.

Join kolam grup untuk dapat info lainnya. Linknya blablabla.

Umpan Konten Ads

Yang namanya Ads, sudah pasti pakai modal.

Buat konten ads, target ke calon ideal customer mu. CTA bisa like fanspage, join grup, join telegram, dan semacamnya.

Umpan Webinar Gratisan

Contohnya webinar gratisan pakai zoom. Mungkin akun zoomnya berbayar juga, tapi biaya webinarnya gratisan.

Di dalam webinar atau diakhir sesi, minta join ke grup fb/telegram/kolam buatan Anda lainnya.

 

Merawat Kolam dengan Memberi Makan

Kolamnya sudah berhasil kamu buat. Ikan-ikannya sudah berhasil kamu giring dengan cerdik ke kolam.

Ikan-ikan ini harus dipelihara. Di-maintain.

Caranya?

Update memberi makanan.

Makananya apa?

Konten.

Jangan hardselling melulu. Nanti lari ikannya.

Manjakan mereka dengan makanan-makanan bergizi tinggi. Semakin mereka nyaman, semakin mudah dijuali.

Cara cari ide konten? Baca saja buku Content Creator Black Book. Disana sudah lengkap dibahas.

 

Manfaat Punya Kolam?

Cold market kan susah buat dijuali.

Dengan kolam, market jadi warm, bahkan jadi hot.

Dengan dipelihara, repeat order lebih besar kemungkinan terjadi.

Kan lebih mudah menjual ke pembeli lama ketimbang ke orang asing/baru. Dengan dirawat, peluang orang itu beli lagi makin besar.

Di dunia digital ini, punya kolam sendiri sangat bermanfaat.

Bahkan sebenarnya termasuk dalam aset digital.

Belakangan ini sudah sering terjadi jual-beli kolam.

Kemungkinan karena boomingnya affiliasi shopee.

 

Siapa saja yang butuh kolam?

Yang butuh kolam antara lain :

  • Penjual
  • Yang fokus ke dunia Affiliasi (kalau sudah punya kolam, lebih mudah menjualkan barang affiliasi)
  • Konten kreator
  • Blogger (traffic tidak hanya organic dari SERP saja, media sosial dan kolam sangat membantu)

 

Baca Juga :  Checklist Memilih Niche (Dalam dunia Digital) #2022

 

Semoga pembahasan tentang kolam ini bisa bermanfaat.

Akhir kata, Salam Pubiway 🙂

Bintang berapa nih buat penjelasan diatas? 😍

Pubiway.com memang jauh dari sempurna.

Marilah kita sempurnakan bersama-sama 🙏 Masukan Anda buat artikel ini?

Tinggalkan komentar