Menentukan Target Market

Kenapa target market itu penting? Bagaimana pula cara mudah menentukan target market dari produk atau jasa kita?…..


percakapan tentang target market

Siapa target market mu? – Semua orang

#jangan ditiru ya.

 

 

Ini hal penting (bahkan sangat penting), tetapi bagian menariknya, banyak yang tidak menentukannya dari awal.

Termasuk saya sendiri.

 

Ketika belajar copywriting dari postingan-postingan di instagram seringkali dibahas tentang buyer persona.

Dimengerti kah? Ya.

Saya dalami kah? Tidak.

 

Sekedar tahu kalau target market itu ada, tapi tidak dilaksanakan.

 

So, ini ada artikel tentang mementukan target market, diambil dari berbagai sumber.

Sebenarnya ingin ditulis di catatan pribadi, tapi rasanya lebih baik di blog ini saja.

Selain bisa diakses kapan dan dimana saja, juga mungkin bermanfaat buat orang lain…. mungkin.

Baca Juga :  Macam-Macam Formula Copywriting

 

Cara Menentukan Target Market

Agar tidak bercampur-baur, kita pisahkan berdasarkan sumbernya saja ya.

Model Cara #1

Dimulai dari buku how to swag a business for dummies.

Kita harus profiling market dulu.

  • Siapa mereka : nama, umur, gender, menikah/belum, jika sudah anaknya berapa,pekerjaannya, gaji-pendapatnnya berapa tiap bulan
  • Deskripsi lebih dalam : Mimpi, yang membuat bergairah, masalah yang ingin dipecahkan, yang meyakinkan untuk membeli, kenapa tertarik
  • Dimana mereka : Tempat nongkrongnya, grup apa, membaca tulisan daimana, hobi mereka.

Kalau mau lengkap, beli saja bukunya, atau bisa ke gramedia numpang baca.

 

Model Cara #2

Menurut @mudacumasekali, ada metode lain.

Caranya menjawab 5 pertanyaan ini :

  • Siapa?
  • Kenapa?
  • Mau apa?
  • Supaya apa?
  • Kalau tidak?

Contoh :

  • Siapa : Pria, umur 18-25 tahun
  • Kenapa : Single, belum punya pacar
  • Mau apa : Dapat pacar
  • Supaya apa : Membanggakan ortu, pride, harga diri meningkat
  • Kalau tidak : ga nikah2

Contoh 2:

  • Siapa : Millenial, Gen Z
  • Kenapa : pengangguran
  • Mau apa : Dapat kerja
  • Supaya apa : punya uang dan mandiri
  • Kalau tidak : selamanya pengangguran

Contoh 3 :

  • Siapa : Millenial, Gen z
  • Kenapa : Tidak puas dengan kerjaan saat ini
  • Mau apa : Berkarir di sosmed sebagai influencer/content creator
  • Supaya apa : kebebasan waktu, dan place freedom
  • Kalau tidak : tetap dikantor/pengangguran

Kalau nanti ketemu metode lain, bakal ditambahkan disini.

 

Baca Juga :  3+ Angle Membuat Headline Dalam Copywriting

 

 

Bagian Marketing

Daripada bingung tulis dimana, ya letakkan disini saja ya….

Dalam marketing selalu menyinggung demografi dari target market.

Apay ang diperhatikan dari demografi?

  1. Usia
  2. Jenis kelamin (laki-laki atau perempuan)
  3. Pendidikan (SD, SMP, SMA, D1-D3, S1, S2, S3)
  4. Pekerjaan
  5. Status perkawinan
  6. Jumlah keluarga
  7. Agama
  8. Ras-keturunan
  9. Kelas Sosialnya
  10. Kebangsaan

Kalau bagian geografi, poinnya :

  • Negara
  • Kota
  • Kabupaten/Kota
  • Desa

 

Matrix Blue Ocean

Main di red ocean itu berdarah-darah.

Matrix buat menemukan blue ocean :

#1 Hilangkan (cost)

Faktor apa saja yang dapat dihilangkan untuk menang bersaing dalam jangka panjang…

#2 Kurangi (cost)

Faktor apa saja yang harus dikurangi, terutama yang membebani biaya,tapi ga penting bagi pelanggan….

#3 Tingkatkan (value)

Faktor apa yang perlu ditingkatkan diatas standar kompetitor yang ada….

#4 Ciptakan (value)

Faktor apa yang belum pernah ada di industri ini sebelumnya, yang akan jadi pembeda dalam jangka panjang….

 

 

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan tentang menentukan target market.Semoga dapat menambah wawasan, insigt, dan semacamnya.

Share jika suka, dan tinggalkan komentar apabila ada saran/kritik/sejenisnya.

Terimakasih.
Akhir kata, Salam Pubiway 🙂

Bintang berapa nih buat penjelasan diatas? 😍

Pubiway.com memang jauh dari sempurna.

Marilah kita sempurnakan bersama-sama 🙏 Masukan Anda buat artikel ini?

Tinggalkan komentar